Penemuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Gubuk Tambak, Gegerkan Warga

Penemuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Gubuk Tambak, Gegerkan Warga

24news.id-Indramayu-Sosok mayat perempuan berusia sekitar 60 tahun ditemukan di Blok Bondol, Desa Brondong, Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu pada Minggu siang, 18 Agustus 2024, sekitar pukul 15.00 WIB. Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi telentang tanpa identitas, diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Babinsa Koramil 1602/Sindang, Serda Iswandi, bersama dengan Kapolsek Pasekan, Iptu Edi Mulyana, SH, serta Bhabinkamtibmas Brondong, Aiptu Lukas, dan Kanit Reskrim Polsek Pasekan, Aipda Dian, didampingi dua anggota, segera tiba di lokasi kejadian setelah menerima laporan. Selain itu, tim Tagana dan relawan dari Emergency Response Team Indramayu turut hadir untuk membantu proses evakuasi.

Penemuan mayat ini berawal ketika saksi pertama, Bapak Sokibin (40), sekitar pukul 14.30 WIB, datang ke gubug tempat ia biasa memberi makan ikan di tambaknya. Saat hendak membuka pintu, ia menemukan mayat tersebut dan segera memanggil saksi kedua, Bapak Solihin (36), untuk memastikan kondisi korban.

Setelah dipastikan bahwa korban sudah tidak bernyawa, mereka melaporkan kejadian ini kepada mantan RT setempat, Bapak Runda (55), yang kemudian menghubungi pihak Tagana dan berkoordinasi dengan Polsek Pasekan serta Babinsa setempat.

Menurut keterangan di lokasi, diduga korban meninggal akibat keracunan setelah mengonsumsi ikan buntal. Di sekitar lokasi ditemukan muntahan yang diduga milik korban, dengan sisa ikan yang baru saja dimakan. Selain itu, terdapat bekas bakar ikan yang menambah indikasi bahwa ikan buntal yang dikonsumsi menjadi penyebab kematian.

Pihak berwenang segera melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dan melaporkan temuan ini kepada komandan mereka. Selanjutnya, koordinasi dengan instansi terkait dilakukan untuk penanganan lebih lanjut.

Koramil 1602/Sindang terus berkoordinasi dengan Polsek Pasekan untuk memastikan penyelidikan berjalan lancar dan penyebab pasti kematian korban dapat segera diketahui.

(Maskani)